LAN di LINUX
By: Ophay“Omponk_32”
Penulis melakukannya dengan Mandriva Linux 2007.1 dan Windows Xp SP2
Assalamualaikum wr, wb.
Lama nggak nongol-nongol, coz habis ngoprek sana-sani sampe bt. Btw kali ini aku punya tutorial Membagun LAN (local Area Network) di LINUX! Bagi sebagian orang, Linux terlalu sulit untuk dipahami dan sangat merepokan, apalagi kalo masalah Networking atau jaringan, namun kenyataanya kini telah berubah, Mitos LINUX itu susah telah ditepis dengan muculnya berbagai media dan komunitas yang saling menunjang dan tetap solid dalam mesosialisasikan sistem operasi yang satu ini (Linux).
Untuk masalah Jaringan LAN, konfigurasinya untuk sistem operasi Linux, hampir-hampir sama dengan yang ada di Windows, malah akan lebih terasa gampang apabila kita rela berbagi dan menjiwainya.
Beberapa Disto Linux datang dengan build in driver eth0, yang diperlukan dalam membuat jaringan Lan, untuk mengetahuinya kita dapat melakukan hal berikut dengan terminal/console:
[root@ophayLINUX2 Desktop]# ifconfig
eth0 Link encap:Ethernet HWaddr 00:90:F5:54:E4:E2
UP BROADCAST MULTICAST MTU:1500 Metric:1
RX packets:0 errors:0 dropped:0 overruns:0 frame:0
TX packets:0 errors:0 dropped:0 overruns:0 carrier:0
collisions:0 txqueuelen:1000
RX bytes:0 (0.0 b) TX bytes:0 (0.0 b)
Interrupt:17 Base address:0x1c00
lo Link encap:Local Loopback
inet addr:127.0.0.1 Mask:255.0.0.0
inet6 addr: ::1/128 Scope:Host
UP LOOPBACK RUNNING MTU:16436 Metric:1
RX packets:492 errors:0 dropped:0 overruns:0 frame:0
TX packets:492 errors:0 dropped:0 overruns:0 carrier:0
collisions:0 txqueuelen:0
RX bytes:37816 (36.9 KiB) TX bytes:37816 (36.9 KiB)
terdapat 2 buah informasi, yaitu eth0 dan lo, dimana eth0 adalah kartu jaringan LAN card, yang digunakan dalam membuat LAN, dan yang satunya lagi adalah lo yang merupakan loopback dari localhost.
Dari gambaran diatas, kita dapat memperhatikan kalo eth0 belum memiliki IP Addres, atau alamat IP, dan IP itu sendiri sangat dibutuhkan dalam komunikasi saat LAN dibuat/digunakan.
Untuk menseting alamat IP ada berbagai macam cara tergantung dari Distro linux yang anda gunakan.Namun ada cara yang umum yang digunakan untuk berbagai Distro Linux, yaitu melalui terminal/console, :
[root@ophayLINUX2 Desktop]# /sbin/ifconfing eth0 192.168.0.12 netmask 255.255.255.0
kemudian berikan perintah
[root@ophayLINUX2 Desktop]# ifconfig,….lihat output yang dihsilkan
eth0 Link encap:Ethernet HWaddr 00:90:F5:54:E4:E2
inet addr:192.168.0.12 Bcast:192.168.0.255 Mask:255.255.255.0
inet6 addr: fe80::290:f5ff:fe54:e4e2/64 Scope:Link
UP BROADCAST RUNNING MULTICAST MTU:1500 Metric:1
RX packets:0 errors:0 dropped:0 overruns:0 frame:0
TX packets:21 errors:0 dropped:0 overruns:0 carrier:0
collisions:0 txqueuelen:1000
RX bytes:0 (0.0 b) TX bytes:5576 (5.4 KiB)
Interrupt:17 Base address:0x1c00
lo Link encap:Local Loopback
inet addr:127.0.0.1 Mask:255.0.0.0
inet6 addr: ::1/128 Scope:Host
UP LOOPBACK RUNNING MTU:16436 Metric:1
RX packets:492 errors:0 dropped:0 overruns:0 frame:0
TX packets:492 errors:0 dropped:0 overruns:0 carrier:0
collisions:0 txqueuelen:0
RX bytes:37816 (36.9 KiB) TX bytes:37816 (36.9 KiB)
Jika output yang dihasilkan tidak seperti diatas, maka lakukanlah restart eth0 anda, dan jika belum berhasil gunakanlah fasilitas control panel bawaan Distro Linux anda yang sudah berbasis GUI. Namun yang perlu diperhatikan, saat konfigurasi ini berlangsung anda minimal mempunyai 2 PC yang saling berhubungan dengan Kabel RJ-45 dan memiliki IP dari kelas yang sama namun berbeda (jika IP sama maka akan menimbulkan Crash) contoh: 192.168.0.11 dan 192.168.0.12.
Setelah anda telah berhasil dengan konfiurasi eth0 diatas, maka lanjutkan ke tahap berikutnya, yaitu dengan membuka My computer, lihat bagian Network. Maka akan terlihat nama-nama mesin yang berada dalam Jaringan LAN anda, namun jika komputer memiliki Jaringan dengan mesin Windows, maka untuk melihatnya anda masuk ke my computer, Network, dan masuk ke Windows Network, disana anda dapat melihat nama mesin/pc yang menggunakan windows sebagai sistem operasinya.
Jika anda ingin melakukan sharing file dan folder maka anda dapat menggunakan Samba, atau NFS yang sudah terinclude di semua distro besar Linux. Anda tinggal melakukan konfigurasi yang umumnya berbasis GUI dan mudah untuk dipahami.
Akan tetapi lakukanlah pengecekan terhadap samba terlebih dahulu melalui console
[root@ophayLINUX2 Desktop]# rpm -qa | grep samba
jika sudah terinstall dengan baik maka outputnya seperti dibawah ini..
samba-common-3.0.24-2mdv2007.1
samba-client-3.0.24-2mdv2007.1
samba-winbind-3.0.24-2mdv2007.1
Dan anda pun dapat bersamba ria dengan sistem-sistem operasi seperti windows dan macOS.
Selanjutnya anda dapat melakukan sharing printer antara komputer, jika sharing printer dilakukan antara server (LINUX) dan client (LINUX) makan, anda dapat langsung melakukan aktifitas printing tanpa perlu konfigurasi (catatatan, anda telah berhasil melakukan konfigurasi LAN dengan baik dan benar), kemudian, jika sharing printer dilakukan antara server (LINUX) dan client (Windows) maka anda perlu mengkonfigurasi lagi dibagian clientnya, dan konfiurasi diwindows sagatlah mudah karena berbasis GUI dan yang penting untuk diperhatikan adalah nama Printer beserta driver yang anda gunakan di sisi server (LINUX)
Sekian tutorialnya, kritik dan saran ke omponk_32@yahoo.com
Thanks to :
Allah swt
Kedua orang tuaku
My GirlFriend “VENNY”…I love u
dan komunitas Mandriva Indonesia serta Komunitas LINUX diseluruh dunia





mas ak mu tanya bagai mana cara “konfigurasi jaringan LAN manggunakan LINUX”?
Comment by dibyo — May 14, 2009 @ 8:49 am
wah…
liat aja di bagian taskbarnya, gampang koq
asalkan anda memiliki akses root..
kamu menggunakan disto apa..?
Comment by Admin — May 15, 2009 @ 12:05 am